IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM MENJAGA KERUKUNAN DI DESA RINJANI, KECAMATAN WOTU, KABUPATEN LUWU TIMUR

ALIMUDDIN, ALIMUDDIN (2023) IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM MENJAGA KERUKUNAN DI DESA RINJANI, KECAMATAN WOTU, KABUPATEN LUWU TIMUR. Other thesis, Institut Agama Islam Negeri Palopo.

[thumbnail of TESIS ALIMUDDIN 2023.PDF] Text
TESIS ALIMUDDIN 2023.PDF

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Alimuddin, 2023 “Implementasi Moderasi Beragama dalam menjaga kerukunan di
Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur”.Tesis Pascasarjana
Program Studi Hukum Keluarga Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo.
dibimbing Oleh Masmuddin dan Effendi P.
Tesis ini membahas tentang Implementasinya Moderasi Beragama dalam
menjaga kerukunan di Desa Rinjani, Kec.Wotu, Kab.Luwu Timur. Adapun beberapa
sub masalah yang dibahas: 1. Bagaimana Implemetasi Moderasi Beragama Dalam
Menjaga Kerukunan Beragama di Desa Rinjani, Kec. Wotu, Kab. Luwu Timur?2.
Bagaiamana Metode Implementasi Moderasi Beragama Dalam Menjaga Kerukunan
Beragama di Desa Rinjani, Kec. Wotu, Kab. Luwu Timur? 3. Apa Kendala Dan
Solusi Terhadap Implementasi Moderasi Beragama Dalam Menjaga Kerukunan
Beragama di Desa Rinjani, Kec. Wotu, Kab. Luwu Timur? Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini adalah
pendekatan empiris, teologi normatif, dan sosiologi komunikasi. Sumber data yaitu
observasi, dokumentasi serta wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini
adalah reduksi data, penyajian data, keabsahan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian ini adalah 1. Implementasi moderasi di Desa Rinjani terlihat pada 3 aspek
yaitu: a. Toleransi pengucapan selamat hari raya,yakni masyarakat Desa Rinjani
membolehkan mengucapkan selamat hari raya terhadap pemeluk agama lain, karena
hal demikian masuk dalam ranah ijtihadi disebabkan tidak ada dalil yang qath’i. b.
Kebebasan beragama, yakni masyarakat Desa Rinjani memberikan jaminan
kebebasan beragama sebagaiamana dalam maqashid al-syari’ah yakni hifzh al-din. c.
Menjalin persaudaraan dan hubungan sosial dengan non-muslim. Yakni masyarakat
Desa Rinjani tetap berintraksi dan bekerja sama dengan baik meskipun berbeda
agama, sebagaimana Yusuf al-Qardhawi menganjurkan berhubungan baik dengan
non-Muslim selama mereka menginginkan perdamaian, keadilan, dan kebaikan. 2.
Metode implementasi moderasi beragama di Desa Rinjani,yakni: a. Meningkatkan
ilmu dan wawasan melalui kegiatan keagamaan. b.Gotong royong. c. Karang taruna.
d. Belangar atau melayat. e. Peringatan 17 Agustus. 3. Adapun kendala yaitu:
a.Waktu pembinaan yang dilakukan biasanya tidak bertepatan dengan agenda
masyarakat. b. Wilayah Desa Rinjani yang cukup luas. c. karakter masyarakat yang
berbeda-beda baik agama,suku, dan budaya. d. Latar belakang pendidikan dan
keadaan ekonomi masyarakat.Adapun solusi yaitu: a.Untuk mewujudkan pemahanan,
sikap dan perilaku yang moderat bagi masyarakat Desa Rinjani, maka pembinaan
dilakakuan secara bersama dengan kepala desa,tokoh agama dan masyarakat. b.
Memberikan perhatian dengan melaksanakan seminar keagamaan yang terkait dengan
moderasi. c. Tempat yang tersedia/fasilitas. Implikasi penelitian berdasarkan
observasi dan wawancara, maka pengimplementasian moderasi beragama adalah
kekuatan dalam mewujudkan keberagaman, kerukunan dan toleransi dalam
beragama.
Kata kunci : Implementasi, Moderasi Beragama, kerukunan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 200 Agama > 2X4 Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi S-2 Hukum Islam
Depositing User: Muh. Afandhy Amir
Date Deposited: 14 Apr 2023 03:12
Last Modified: 14 Apr 2023 03:12
URI: http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/5814

Actions (login required)

View Item View Item