PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI POLRES PALOPO)

HUSNAWATI, HUSNAWATI (2022) PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI POLRES PALOPO). Other thesis, Institut Agama Islam Negeri Palopo.

[thumbnail of Skripsi HUSNA 1234.pdf] Text
Skripsi HUSNA 1234.pdf

Download (3MB)

Abstract

Abstrak
HUSNAWATI, 2022. “Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial Perspektif
Hukum Islam” Studi Kasus Di Polres Palopo, Program Studi Hukum Tata
Negara Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Palopo, Pembimbing
(I) Dr, Takdir., S.H., M.H. Pembimbing (II) H. Hamsah Hasan., Lc., M.Ag.
Skripsi ini membahas tentang pencemaran nama baik melalui media sosial
perspektif hukum Islam studi kasus di polres kota palopo. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui dan memahami proses terjadinya peristiwa pencemaran nama
baik melalui media sosial serta untuk mengetahui dan memahami Pandangan
hukum islam terhadap pencemaran nama baik melalui media sosial. Jenis penelitian
yang di gunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan penelitian
studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan
dokumentasi. Setelah semua data terkumpul, selanjudnya data tersebut dianalisis
secara reduksi dan display sehingga ditarik atau mendapatkan hasil penelitian yang
menjawab permasalahan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
proses peristiwa terjadinya pencemaran nama baik melalui media sosial di polres
kota palopo yaitu: yaitu salah satunya peristiwa yang terjadi di Wara Selatan Kota
Palopo yang dilakukan oleh inisial WS dimana WS melalui media sosialnya
facebook pada hari Kamis tanggal 13 Januari 2022, sekitar jam 15:00 di Wara
Selatan Kota Palopo memposting atau memajang foto pelapor di media sosial,
sambil menulis nama pelapor dengan mengatakan bahwa pelapor telah
berselingkuh dengan suami pelaku dengan juga mengatakan saya pelakor atas
postingan tersebut saya merasa malu dan melaporkan kejadinya tersebut. Kepastian
hukum yang terkait pencemaran nama baik dimedia sosial yaitu UU No. 19 tahun
2016 atas perubahan UU No. 11 tahun 2008 ITE termaktub dalam pasal 27 ayat 3
dan dikenakan sanksi pada pasal 45 ayat 3. Dan Menurut hukum islam pencemaran
nama baik termasuk dalam kategori jarimah ta’zir yaitu tindak pidana terhadap
kehormatan serta nama baik sesorang sehingga dapat menjatuhkan martabat orang
itu. Dalam memberikan hukuman bagi pelaku pencemaran nama baik melalui
media sosial, hakim dalam hal ini diberi kewenangan untuk menjatuhkan hukuman
bagi pelaku jarimah ta’zir dengan mempertimbangkan undang-undang yang
berlaku di indonesia, yaitu UU Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor
11 tahun 2008 ITE informasi dan transaksi elektronik.
Kata Kunci: media sosial, hukum islam dan polres palopo.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Ilmu sosial > 342.598 Hukum Konstitusi di Indonesia, Hukum Tata Negara Indonesia
Divisions: Fakultas Syariah > Program Studi S-1 Hukum Tata Negara
Depositing User: Muh. Afandhy Amir
Date Deposited: 28 Jul 2023 06:24
Last Modified: 28 Jul 2023 06:24
URI: http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/7002

Actions (login required)

View Item View Item